Padangsidimpuan – UPT Perpustakaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyelenggarakan kegiatan bedah buku Manajemen Pelayanan dalam Perspektif Islam pada Selasa (29/9/2026), bertempat di Aula UPT Perpustakaan UIN Syahada Padangsidimpuan. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta dengan jumlah kehadiran mencapai 164 orang, melebihi jumlah peserta yang sebelumnya direncanakan sebanyak 100 orang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan ini menghadirkan Ricka Handayani, M.M. selaku penulis sekaligus narasumber, dengan Ega Putri Duana Manalu, M.M. sebagai moderator dan Yuli Eviyanti, M.M. sebagai pembahas. Kegiatan dipandu oleh Rita Fitri Tinambunan, S.Sos. selaku Master of Ceremony (MC).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Yusri Fahmi, S.Ag., S.S., M.Hum., selaku Kepala UPT Perpustakaan, Prof. Dr. Darwis Harahap, S.H.I., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta Dr. Hj. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.Psi., M.A., selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK).
Dalam rangkaian acara pembukaan, Yusri Fahmi, S.Ag., S.S., M.Hum., selaku Kepala UPT Perpustakaan, menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya, Yusri Fahmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bedah buku sebagai salah satu bentuk kegiatan literasi yang dilaksanakan oleh UPT Perpustakaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan karya akademik sekaligus mempertemukan penulis, akademisi, dan pengguna perpustakaan dalam sebuah forum diskusi.
Selanjutnya, Prof. Dr. Darwis Harahap, S.H.I., M.Si., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan bedah buku Manajemen Pelayanan dalam Perspektif Islam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan. Beliau juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar tidak takut menghadapi tantangan dalam proses belajar dan pengembangan diri.
“Laut yang tenang tidak akan menghasilkan pelaut yang tangguh.”
Pesan tersebut disampaikan sebagai motivasi kepada mahasiswa bahwa berbagai tantangan dan pengalaman yang dihadapi dalam proses pendidikan merupakan bagian dari proses pembentukan diri. Mahasiswa diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika, terus belajar, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh dan siap menghadapi masa depan.
Setelah menyampaikan sambutannya, Prof. Dr. Darwis Harahap, S.H.I., M.Si. secara resmi membuka kegiatan bedah buku Manajemen Pelayanan dalam Perspektif Islam.
Dalam pemaparannya, pembahasan buku mencakup enam bagian utama, yaitu Pengantar Manajemen, Manajemen Organisasi, Komunikasi Organisasi, Etos Kerja Pegawai, Penilaian Kinerja, dan Manajemen Pelayanan. Keenam bagian tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya proses manajemen, organisasi, komunikasi, etos kerja, penilaian kinerja, serta pengelolaan pelayanan.
Salah satu pokok yang dibahas adalah manajemen sebagai sebuah proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dalam konteks pelayanan, proses tersebut berkaitan dengan penetapan standar dan alur layanan, pembagian tugas dan kewenangan, pelaksanaan layanan sesuai kebutuhan, serta pencatatan hasil, keluhan, dan hambatan sebagai bagian dari pengawasan.
Selain itu, buku ini juga mengangkat pentingnya komunikasi dalam membentuk pengalaman pengguna layanan. Penyampaian informasi yang jelas, penggunaan saluran komunikasi yang tepat, serta adanya umpan balik menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang baik.
Aspek etos kerja juga menjadi bagian yang mendapat perhatian. Nilai-nilai seperti amanah, kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun ditekankan dalam membangun etos kerja yang mendukung pelayanan. Sementara itu, penilaian kinerja diarahkan antara lain pada ketepatan, akurasi, serta tindak lanjut terhadap kebutuhan dan keluhan pengguna layanan.
Melalui kegiatan bedah buku ini, peserta juga diajak memahami berbagai dimensi kualitas pelayanan, di antaranya reliability, responsiveness, assurance, attention, dan tangible. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memahami bagaimana pelayanan dapat dikelola secara lebih terarah dengan memperhatikan kebutuhan pengguna.
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh manfaat, pembelajaran, dan sudut pandang dari karya yang ditulis oleh penulis; memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai buku yang dibedah, termasuk pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangannya; serta memberikan motivasi kepada pengguna perpustakaan untuk menulis buku.
Antusiasme peserta yang mencapai 164 orang menunjukkan tingginya partisipasi dalam kegiatan literasi dan diskusi akademik yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan. Melalui kegiatan seperti ini, perpustakaan tidak hanya berperan sebagai penyedia sumber informasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, memperluas wawasan, serta mendorong tumbuhnya budaya literasi dan akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan bedah buku berlangsung dengan pemaparan materi dan diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh pemahaman lebih luas mengenai manajemen pelayanan dalam perspektif Islam serta penerapannya dalam lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan diharapkan dapat terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan literasi, wawasan akademik, dan apresiasi terhadap karya-karya dosen di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

